November 24 , 2020
Azure Disaster Recovery Menggunakan Veeam Software
Cloud computing telah menjadi bagian besar pada era teknologi saat ini. Secara global banyak perusahaan telah beralih ke teknologi cloud computing untuk menyimpan data-data mereka, baik itu private cloud, public cloud, ataupun hybrid cloud.
Seringkali perusahaan menyepelekan mengenai Disaster Recovery Plan ini, mereka berfikir sangatlah kecil pusat data mereka mengalami gangguan ataupun insiden yang berakibat sangat fatal terhadap data-data mereka. Namun tetap kemungkinan tersebut bisa saja terjadi. Oleh karena itu Disaster Recovery Plan sangatlah dibutuhkan bagi perusahan demi menjaga data-data mereka.
RPO dan RTO merupakan parameter yang sangat erat hubungannya dengan Disaster Recovery. Recovery Point Object dan Recovery Time Objective memungkinkan perusahaan untuk mengetahui berapa banyak kehilangan data yang mungkin terjadi dan berapa lama sistem tidak bisa diakses. Hal ini merupakan kunci dari disaster recovery plan.
RPO merupakan jumlah atau batasan data yang tersimpan pada backup system, agar operasional dapat berjalan kembali jika suatu saat terjadi gangguan atau insiden. Sedangkan RTO merupakan jumlah waktu dimana operasional tidak berjalan dikarenakan adanya insiden atau yang lebih sering disebut dengan down time.
RPO dan RTO dapat menjadi indikasi jumlah kerugian disaat terjadi insiden pada primary site dimana membuat operasional terganggu bahkan benar-benar tidak berfungsi. Kerugian tersebut dapat berupa waktu, uang, bahkan data-data penting perusahaan. Oleh sebab itu sangatlah penting untuk memilih platform yang digunakan pada Disaster Recovery Plan.
Pada gambar diatas dapat dilihat topologinya, secara garis besar cara kerja Azure dan Veeam melakukan replikasi untuk melindungi data-data yang ada pada on-premises infrastruktur.
Jadi tunggu apalagi? Ingin tau lebih detail lagi mengenai Azure Disaster Recovery with Veeam Software?
Hubungi kami segera!
Email: info@vibicloud.com
Whatsapp: Klik Disini
Disaster Recovery
Tidak ada yang pernah tau kapan akan terjadinya bencana, baik itu bencana dari fenomena alam maupun bencana atas kelalaian manusia, yang tentunya mungkin akan berdampak pada data-data perusahaan yang mengakibatkan terganggunya operasional perusahaan. Seperti namanya, Disaster Recovery yang dapat diartikan sebagai pemulihan setelah bencana. Disaster Recovery Plan pada infrastruktur IT merupakan suatu perencanaan yang ter-ukur disaat terjadinya insiden terhadap infrastruktur IT, mulai dari penanganannya hingga peroses pemulihan terhadap insiden tersebut. Pada cloud computing, Disaster Recovery bekerja dengan mereplikasi resource pada primary site ke secondary site. Sehingga jika terjadi kegagalan sistem pada primary site, operasional perusahaan tetap dapat berjalan dengan resources yang telah di replikasi dan dijalankan pada secondary site.
Seringkali perusahaan menyepelekan mengenai Disaster Recovery Plan ini, mereka berfikir sangatlah kecil pusat data mereka mengalami gangguan ataupun insiden yang berakibat sangat fatal terhadap data-data mereka. Namun tetap kemungkinan tersebut bisa saja terjadi. Oleh karena itu Disaster Recovery Plan sangatlah dibutuhkan bagi perusahan demi menjaga data-data mereka.
Recovery Point Objective (RPO) & Recovery Time Objective (RTO)
RPO dan RTO merupakan parameter yang sangat erat hubungannya dengan Disaster Recovery. Recovery Point Object dan Recovery Time Objective memungkinkan perusahaan untuk mengetahui berapa banyak kehilangan data yang mungkin terjadi dan berapa lama sistem tidak bisa diakses. Hal ini merupakan kunci dari disaster recovery plan.
RPO merupakan jumlah atau batasan data yang tersimpan pada backup system, agar operasional dapat berjalan kembali jika suatu saat terjadi gangguan atau insiden. Sedangkan RTO merupakan jumlah waktu dimana operasional tidak berjalan dikarenakan adanya insiden atau yang lebih sering disebut dengan down time.
RPO dan RTO dapat menjadi indikasi jumlah kerugian disaat terjadi insiden pada primary site dimana membuat operasional terganggu bahkan benar-benar tidak berfungsi. Kerugian tersebut dapat berupa waktu, uang, bahkan data-data penting perusahaan. Oleh sebab itu sangatlah penting untuk memilih platform yang digunakan pada Disaster Recovery Plan.
Azure x Veeam
Terlepas dari banyaknya perusahaan yang menggunakan public cloud untuk urusan data mereka, masih banyak perusahaan yang menggunakan on-premises infrastruktur dengan alasan tertentu. Namun untuk disaster recovery tetaplah dibutuhkan teknologi cloud demi menjamin data-data mereka, jika suatu saat terjadi insiden yang menyebabkan on-premises infrastruktur mereka tidak dapat diakses atau digunakan. Azure memiliki solusi akan hal tersebut dimana azure dapat membuat replikasi data dari on-premises infrastruktur perusahaan ke Azure, sehingga perusahaan tetap dapat mengakses data mereka saat terjadi yang ada pada azure ke on-premises infrastruktur mereka disaat on-premises infrastruktur mereka telah dapat digunakan kembali. Azure bekerja sama dengan Veeam, salah satu software yang berfokus pada Disaster Recovery Plan memberikan solusi yang dapat memudahkan dalam melakukan backup, restore dan Disaster Recovery Plan.
Pada gambar diatas dapat dilihat topologinya, secara garis besar cara kerja Azure dan Veeam melakukan replikasi untuk melindungi data-data yang ada pada on-premises infrastruktur.
Jadi tunggu apalagi? Ingin tau lebih detail lagi mengenai Azure Disaster Recovery with Veeam Software?
Hubungi kami segera!
Email: info@vibicloud.com
Whatsapp: Klik Disini
Read More Article's
Hospitals must ensure that patient records, diagnostic images, and administrative files are stored securely, remain easily accessible, and comply with strict data retention regulations.
Read More Article's
Memahami OCR dan IDP sangatlah penting, karena salah mengambil teknologi pada akhirnya akan menghambat pada tujuan perusahaan.
Keep in Touch
Fill Form & Download Our Company Profile (UPDATE)
We are here to assist you with your cooperation in the 24/7 day. We are ready to respond to you by following the information. Please contact us for more information! (UPDATE)





